Gara-gara status di Facebokk, kesempatan bisa kerja hilang

Profil di media sosial seperti facebook layaknya dua sisi mata uang. Di satu sisi bisa menjadi alat penghubung dengan akses murah dan cepat, namun di sisi lainnya, bisa menjadi alasan perusahaan membatalkan niat untuk mempekerjakan seseorang. Jadi berhati-hatilah dengan status yang Anda pampangkan di dinding akun facebook.

Survei menemukan 1 dari 10 lamaran kerja ditolak setelah si calon karyawan menulis status tentang minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang. Sementara, 13 persen karyawan ditolak karena menulis komentar bernada rasis. Sembilan persen karyawan di ‘black list’ perusahaan karena memamerkan foto-foto berbau rasisme.

Perusahaan survei Big Brother melaporkan kesalahan paling umum para pencari kerja adalah menempatkan informasi kualifikasi mereka secara online. Sebanyak 38 persen dari pencari kerja ditolak karena menaikkan kualifikasi mereka di jejaring sosial.

“Sekarang lebih banyak pengusaha menggunakan situs jaringan sosial untuk menemukan ‘kesalahan dan dosa’ digital,” ujar Presiden Career Builder, Farhan Yasin, seperti dimuat di laman Telegraph.

Dia menyarankan agar para pencari kerja mempertimbangkan dulu tulisan dan kalimat sebelum mencantumkan status atau komentarnya secara online. Sebab, secara tidak langsung, mereka sedang berkomunikasi dengan calon bos yang potensial.

Saat ini, jejaring sosial berubah menjadi koneksi untuk memperoleh kesempatan kerja potensial. Agar calon bos Anda menilai positif, berikan citra profesional dan kualifikasi yang sesuai.

Sebelum mencari pekerjaan, bersihkan status facebook dari ‘dosa-dosa digital’ termasuk konten foto dan link yang bisa membuat calon bos Anda berpaling. Pertimbangkan pula kelompok profesional untuk membangun hubungan dengan para pemimpin bisnis, perekrut dan rujukan potensial.

Farhan Yasin menyarankan, agar tidak menyantumkan kalimat keluhan pada akun media sosial. Fokuskan pada hal-hal positif, baik yang berhubungan dengan informasi profesional atau pribadi. Pastikan Anda menyimpan prestasi spesifik di halaman akun.

Selain itu, perlu menyeleksi siapa saja teman dan komentar mereka di dinding akun Anda. “Jika ada hal-hal yang ingin tak terlihat, lebih baik blokir status tersebut hanya untuk teman-teman,” katanya menganjurkan.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s