Renungan

Sekian lama blok ini aku biarkan, entah ada yang membuka, membaca isinya, memberi komentar, aku sama sekali gak peduli.

Senantiasa mengucap syukur, blok ini ada dari kesepian, kesunyian diri. Ingin mencari teman, sahabat, bahkan jodo kala itu. Alhamdulillah, doa yg selalu aku panjatkan ke Allah dijawab.

Sekian lama aku menunggu sosok bidadari kedua setelah kedua orang tua, hadir.
Bangga, bahagia, nangis bahagia. Semua campur baur jadi satu. Inilah hidup, semua ada jalan, sebab musababnya..

Menjadi sosok sempurna buat pasangan keinginan semua laki-laki dan wanita. Tapi hal itu juga gk gampang, bukan hal mudah.
Menjadi sosok apa adanya rasanya sudah cukup. Sambil belajar, intopeksi diri. Membenahi diri, saling komunikasi, membiasakan bicara apa adanya, walau hal sepele dan kecil sekalipun.

Saya ingat saat seorang sahabat memberi beberapa nasehat :

-Kesabaran
Wajib ada, karena segala sesuatu ketika dihadapi dengan kesabaran Insya Allah akan menemukan jalan keluarnya

– Kesungguhan
Beribu kalipun rencana perbaikan diri kita tidak akan berarti apa2 jika tidak ada kesungguhan dalam melaksankannya..
– 0% Gengsi sebagai suami atau laki-laki
Hilangkan gengsi sebagai seorang suami/lelaki/kepala keluarga. sering2lah minta pendapat istri atas apa yang akan kita lakukan. jangan segan2 untuk bercerita tentang apa yang anda alami…

Dua hal yg sederhana, namun benar adanya..

Seorang sahabat juga pernah bercerita :
untuk Menjadi Suami yang Sukses

1. Tampil rapih, bersih dan wangilah untuk istri anda. :

sebagaimana halnya anda yang menginginkan pasangan anda untuk tampil rapih, bersih, dan wangi istri anda pun menginginkan hal yang sama atas diri anda.
Diriwatkan salah satu sahabat di masa amirul mukminin Umar Bin Khattab ada seorang istri datang dengan suaminya untuk memintai diceraikan. Amirul mukminin pun sekilas tahu apa penyebab sang istri meminta cerai, tak lain adalah sang suami tampil “apa adanya”, benar2 jauh dari kategori rapih dan bersih. maka amirul muknminin meminta sang istri menunggu di sebuah ruangan dan meminta sang suami untuk mengikutinya dan memerintahkannya untuk mandi. setelah itu dia dimint untuk menyisir pakaian dan merapihkan penampilannya. ketika selesai, sang suami diminta menemui istrinya kembali, dan sang istri sangat kaget karena suaminya sangat rapih bahkan dia sampai tidak mengenali. dan karena itu pula akhirnya sang istri menurungkan niatnya memintya cerai..

2. Gunakan nama panggilan kesayangan khusus untuk istri anda. :

dan jika anda belum terbiasa melakukannya, mulailah pada momen2 tertentu yang pas untuk menggunakan panggilan sayang itu.
Nabi Muhammad SAW memberi nama kesayangan untuk istri-istrinya. Gunakan panggilan kesayangan untuk istri anda yang ia sukai misalnya : cinta, sayang, beib, honey, dll. dan jangan menggunakan nama panggilan yang bisa melukai perasaannya, misalnya karena istri anda berhidung pesek dan anda memanggilnya dengan ‘pesek”, gendut, atau kata2 lainnya yang terkesan merendahkan.

3. Jangan perlakukan dia seperti halnya nyamuk.:

Kita tidak pernah memikirkan nyamuk sampai nyamuk tersebut menggigit kita. Dan jangan sampai para suami cuek, membiarkan istrinya seharian penuh dan hanya memberi perhatian ketika istrinya ‘menggigit’ atau minta diperhatikan. Jangan perlakukan para istri seperti halnya nyamuk; perlakukan mereka dengan baik dan berikan perhatian kepada mereka tanpa harus menunggu ‘digigit’.

4.Selalu memberikan maaf kepada istri ketika mereka berbuat salah:

cobalah untuk diam dan tidak mengeluarkan komentar. Tunggulah waktu dan saat yang tepat untuk menyampaikannya. Jangan terbawa emosi.
Suatu ketika saat Rasulullah SAW berkumpul dengan para sahabat, Ummu Salamah datang dengan membawakan makanan di mangkuk, Ttiba2 Aisya r.a dmerebut dan memecahkan mangkuk yang di bawa ummu salamah di hadapan para sahabat. Rasulullah tidak marah, dia meminta para sahabat tetap makan dan mengatakan bahwa aisyah sedang cemburu. setelah itu Rasulullah meminta mengkuk Aisyah dan memberikannya kepada ummu salamah sebagai ganti. Bayangin aja kalo kita dipermalukan di depan kawan2 kita pasti marah banget kan ?.

5. Tersenyumlah ketika anda para suami melihat istri anda dan peluklah mereka dengan rutin.:

Senyum adalah sedekah bagi tiap Muslim yang melakukannya begitu pun dengan tersenyum kepada istri anda. Bayangkan hidup anda dengan dia yang selalu melihat anda tersenyum. Dan juga ingatlah sebuah hadits ketika Nabi Muhammad SAW mencium istrinya sebelum melaksanakan shalat meski saat itu beliau sedang berpuasa.

6. Berterima kasihlah kepada dia atas semua yang dilakukannya untuk anda. Lalu ucapkan terima kasih lagi. :

Contohnya ketika makan malam. Istri anda sudah memasak, membersihkan rumah dan banyak lagi pekerjaan yang harus ia lakukan. Dan kadang setelah selesai makan malam ucapan yang ia dapatkan adalah bahwa kurangnya garam dalam sop yang dimasak oleh istri anda. Jangan bersikap seperti itu; berterima kasihlah.

7. Minta kepada istri anda untuk menuliskan 10 hal terakhir yang anda lakukan untuknya yang bisa menyenangkan dia. :

Lalu lakukan dan kemudian minta lagi. Mungkin akan sulit jika anda menebak sendiri apa yang bisa menyenangkan istri anda. Anda tidak perlu menebak-nebak, tanyakan kepadanya, lalu lakukan dan ulangi terus sepanjang hidup anda.

8. Jangan anggap tidak penting permintaan istri anda. :

Buat istri anda nyaman. Terkadang para suami mungkin terlihat tidak bersemangat ketika istri mereka meminta sesuatu. Nabi Muhammad SAW mencontohkan kepada kita dalam suatu ketika kejadian Safiyyah RA menangis karena beliau menempatkan dia di onta yang lambat jalannya. Lalu beliau sapu air matanya, menghibur dia dan membawakan onta untuknya.

9. Bercanda dan bermainlah dengan istri anda. :

Lihat bagaimana Nabi Muhammad SAW sering balap lari dengan istrinya Siti Aisyah RA di gurun. Kapan terakhir kali kita bercanda dan bermain dengan istri kita seperti halnya yang pernah Nabi Muhammad SAW lakukan?

10. Selalu ingat sabda Nabi Muhammad SAW:

: “Sebaik-baik di antara kamu adalah yang paling baik pada keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” Cobalah untuk menjadi yang terbaik.

Jangan lupa untuk berdoa kepada Allah SWT agar rumah tangga anda menjadi rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Sesungguhnya Allah SWT Maha Tahu apa yang terbaik untuk kita semua.

2 responses to “Renungan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s